TUHAN TAU SEGALANYA, MANUSIA TIDAK TAU BANYAK TAPI KADANG SOK TAU


Sabtu, 25 November 2017
Nebukadnezar meninggikan diri dan direndahkan ( Bagian 1 )
Daniel 4:1-7 (TB)
1 Dari raja Nebukadnezar kepada orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa, yang diam di seluruh bumi: "Bertambah-tambahlah kiranya kesejahteraanmu!
2 Aku berkenan memaklumkan tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang telah dilakukan Allah yang maha tinggi kepadaku.
3 Betapa besarnya tanda-tanda-Nya dan betapa hebatnya mujizat-mujizat-Nya! Kerajaan-Nya adalah kerajaan yang kekal dan pemerintahan-Nya turun-temurun!
4 Aku, Nebukadnezar, diam dalam rumahku dengan tenang dan hidup dengan senang dalam istanaku;
5 lalu aku mendapat mimpi yang mengejutkan aku, dan khayalanku di tempat tidurku serta penglihatan-penglihatan yang kulihat menggelisahkan aku.
6 Maka aku mengeluarkan titah, bahwa semua orang bijaksana di Babel harus dibawa menghadap aku, supaya mereka memberitahukan kepadaku makna mimpi itu.
7 Kemudian orang-orang berilmu, ahli jampi, para Kasdim dan ahli nujum datang menghadap dan aku menceritakan kepada mereka mimpi itu, tetapi mereka tidak dapat memberitahukan maknanya kepadaku.

Renungan By : Ang Cin Hok ( AHOK )

Raja Nebukadnezar adalah seorang raja yang berkuasa di zaman Daniel. TUHAN mengizinkan raja Nebukadnezar menguasai dan mengalahkan umat pilihan-Nya karena ketidaktaatan umat-Nya yang mempermainkan TUHAN. TUHAN mengizinkan perbudakan terjadi atas umat-Nya oleh orang yang tidak mengenal-Nya untuk mendidik umat-Nya. Dan juga untuk membuka jalan baik bagi mereka yang belum mengenal diri-Nya untuk mengenal-Nya. 

Dikutipan beberapa ayat di atas menjelaskan riwayat raja Nebukadnezar yang bermimpi dan membuatnya gelisah oleh karena mimpinya sendiri. Dan raja memanggil orang-orang pintar ( orang-orang berilmu, ahli jampi, para Kasdim dan ahli nujum ) di negeri yang dia kuasai untuk mengetahui arti daripada mimpinya. Namun raja tidak mendapatkan jawaban atas mimpinya.

Dari kutipan ayat di atas, saya ingin menyoroti tentang hal pertama yang dilakukan raja Nebukadnezar setelah mendapat mimpi dan gelisah. Raja tidak berdoa dan mencari TUHAN. Namun mencari orang-orang pintar seperti orang-orang berilmu, ahli jampi, para Kasdim dan ahli nujum. ( ayat 7 )

Mungkin di sini raja belum mengenal TUHAN, dan cara berdoa. Bukankah kita yang sudah mengenal TUHAN dan bisa berdoa juga terkadang bahkan sering mencari yang lain untuk menjawab pertanyaan dan persoalan hidup kita? Kita terkadang lupa pada yang di atas yakni TUHAN pencipta semesta. Yang tau segala hal baik yang rahasia maupun umum.
Yang tau kebutuhan dan kelemahan kita.

Marilah berlutut dan berdoalah pada-Nya. Sebab DIA merindukan diri mu yang adalah hembusan nafas-Nya. Yang di dalam kamu ada roh-Nya TUHAN. Datanglah pada-Nya untuk mengucap syukur. Datanglah pada-Nya untuk berbicang-bincang. Datanglah pada-Nya untuk bertanya. Maka anda akan mendapatkan jawaban-Nya.

Jawaban-Nya bisa melalui orang lain. Apa yang anda baca. Apa yang anda lihat. Bahkan apa yang belum terbayang dalam pikiran anda.

Janganlah kamu mengandalkan orang, apalagi kekuatan mu sendiri untuk menghadapi iblis yang penuh dengan tipu daya. Andalkanlah TUHAN dalam segala aktifitas anda. TUHAN YESUS memberkati anda dan keluarga anda. Amin




Sekat Kamar Mandi & Sekat Toilet


Post a Comment
Powered by Blogger.