MELATIH PIKIRAN POSITIF


Melatih berasal dari kata dasar latih. Latih bisa didefinisikan belajar untuk melakukan suatu kebiasaan dengan tujuan jadi terbiasa bahkan menjadi bisa melakukannya dengan benar dan sesuai harapan dari tujuan belajar.

Pikiran didefinisikan sebagai gagasan atau ide yang sebenarnya sudah dan terbentuk sejak seseorang terlahir dan bertumbuh. Bahkan ada beberapa orang yang dalam kandungan pun sudah memiliki pikiran.

Positif didefinisikan sebagai sesuatu yang pasti, tentu, tegas. 

Dalam hal ini, Melatih Pikiran Positif  bisa didefinisikan sebagai suatu usaha belajar untuk menggelola ide atau gagasan, yang sudah ada untuk dikembangkan dengan tujuan yang pasti dan tegas dengan maksud yang baik. Yakni demi kemajuan dari orang itu sendiri.

Untuk Melatih Pikiran Positif, anda harus memiliki beberapa hal ini :

1. Tujuan yang Benar Baik

Dengan memiliki tujuan  dalam mengusahakan sesuatu. Membuat hidup menjadi bergairah untuk melakukannya. Tanpa adanya tujuan yang jelas, seseorang bisa saja menyerah dengan apa yang telah dikerjakan. Dan beralih ke hal lain yang akhirnya, membuat dirinya tidak mencapai apapun dan menghasilkan apapun. Aku seorang pemburu. Hari ini aku melakukan pemburuan seperti biasanya. Belajar dari pengalaman pertama ku berburu bersama ayah ku yang seorang pemburu profesional. Karena ayah ku, adalah seorang pemburu sejak dirinya masih muda. Hari pertama aku diajak pergi berburu. Aku melihat dua ekor kelinci sedang mencari makan. Dan aku mengejar kedua kelinci itu bersamaan. Saat kedua kelinci itu lari menghindari aku. Aku jadi kebingungan menangkap keduanya. Karena kedua ekor kelinci itu lari ke arah yang berbeda. Akhirnya, aku tidak mendapatkan kedua kelinci itu. Ayah ku dari tadi hanya mengamati diri ku. Saat aku putus asa karena tidak mendapatkan buruan ku. Dengan bijak ayah berkata, " kemarilah nak. " Lalu aku menghampiri ayah ku dan ayah ku mengendong ku dan kami beristirahat di bawah pohon yang teduh.. Lalu ayah mulai bertanya,
Ayah : "Pelajaran apa yang kamu dapat nak?"
Aku : ( Tersenyum dan terdiam sambil berusaha berpikir keras ).
Ayah : "Sebenarnya kamu belum gagal menangkap kedua kelinci itu, nak."
Aku : "Kenapa ayah bisa berkata begitu? Saya kan tidak berhasil menangkap kedua ekor kelinci tadi."
Ayah : "Kamu bisa menangkapnya setelah ini. Ayah akan mengajari kamu."
Aku : "Bagaimana caranya, yah?" ( Dengan mata berbinar-binar dan antusias ).
Ayah : "Nanti saat kamu melihat kedua ekor kelinci tadi, kamu amati baik-baik. Mana kelinci yang lebih mudah kamu tangkap dan kejarlah kelinci itu."
Aku : "Baik ayah."

Akhirnya, aku berhasil menangkap salah satu dari kedua ekor kelinci itu. Dan aku sangat senang hari itu. Dan aku belajar satu hal, untuk mendapatkan sesuatu harus fokus. Dan itulah yang ku terapkan sampai sekarang. Dan hari ini aku yakin, aku akan mendapatkan buruan ku. Yakni seekor rusa. Dan akhirnya, aku pun mendapatkannya.

( Bersambung )
Post a Comment
Powered by Blogger.